Pages

Monday, June 7, 2010

Palestina -Israel Di Mata Obama ?

Obama perlu menyadari bahwa  perang, sebagaimana yang dia  kritik dari pemerintahan Bush, telah  melumatkan cinta atas kemanusiaan  dan perdamaian.Berbagai  perilaku Israel selama  ini membuktikan bahwa  cinta kemanusiaan telah  hilang. Dunia juga sudah menyatakannya  sebagai sebuah kejahatan.  AS dituntut tegas dan lebih  adil. Hal yang sama juga berlaku  bagi kekerasan Palestina. Karena  tanpa ketegasan yang dilandasi  nilai-nilai kemanusiaan,spiral  kekerasan akan kembali berlaku di  sana.
Dunia menunggu kebijakan AS  yang menyadari bahwa masyarakat  dunia tak lagi bisa membenarkan  apa pun tindakan kekerasan  yang dilakukan Israel. Ini telah  melanggar prinsip kemanusiaan  paling dalam. Dunia internasional  mendesak agar Israel tunduk pada  prinsip-prinsip kemanusiaan universal.  Masyarakat internasional,  apa pun suku, agama, rasa, dan kelompoknya,  tidak boleh menerima  tindakan kekerasan. Permasalahan  Israel dan Palestina sudah bergeser  dari masalah-masalah ideologis  menjadi masalah kemanusiaan  universal. Dengan alasan itulah  setiap manusia siapa pun dan dari  kelompok mana pun yang mencintai  perdamaian sudah seharusnya  menggerakkan spirit perdamaian  yang lebih luas
Memang benar bahwa harapan  terhadap perubahan politik internasional  tidak bisa semata-mata  harus digantungkan kepada Obama.  Namun,bagaimanapun tak dapat  dimungkiri bahwa AS memiliki  pengaruh besar untuk memberikan  solusi.Indonesia masih dilihat  sebelah mata karena Indonesia  meyakinkan pentingnya peranan  kita dalam memberikan kontribusi  bagi perdamaian dunia. Indonesia  juga tak dapat meyakinkan bahwa  perannya dibutuhkan dalam menjaga  kestabilan di Asia.Di balik ini  semua, kita harus introspeksi,  apakah Indonesia masih dilihat  sebelah mata

0 comments:

Post a Comment