Obama perlu menyadari bahwa perang, sebagaimana yang dia kritik dari pemerintahan Bush, telah melumatkan cinta atas kemanusiaan dan perdamaian.Berbagai perilaku Israel selama ini membuktikan bahwa cinta kemanusiaan telah hilang. Dunia juga sudah menyatakannya sebagai sebuah kejahatan. AS dituntut tegas dan lebih adil. Hal yang sama juga berlaku bagi kekerasan Palestina. Karena tanpa ketegasan yang dilandasi nilai-nilai kemanusiaan,spiral kekerasan akan kembali berlaku di sana.
Dunia menunggu kebijakan AS yang menyadari bahwa masyarakat dunia tak lagi bisa membenarkan apa pun tindakan kekerasan yang dilakukan Israel. Ini telah melanggar prinsip kemanusiaan paling dalam. Dunia internasional mendesak agar Israel tunduk pada prinsip-prinsip kemanusiaan universal. Masyarakat internasional, apa pun suku, agama, rasa, dan kelompoknya, tidak boleh menerima tindakan kekerasan. Permasalahan Israel dan Palestina sudah bergeser dari masalah-masalah ideologis menjadi masalah kemanusiaan universal. Dengan alasan itulah setiap manusia siapa pun dan dari kelompok mana pun yang mencintai perdamaian sudah seharusnya menggerakkan spirit perdamaian yang lebih luas
Memang benar bahwa harapan terhadap perubahan politik internasional tidak bisa semata-mata harus digantungkan kepada Obama. Namun,bagaimanapun tak dapat dimungkiri bahwa AS memiliki pengaruh besar untuk memberikan solusi.Indonesia masih dilihat sebelah mata karena Indonesia meyakinkan pentingnya peranan kita dalam memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia. Indonesia juga tak dapat meyakinkan bahwa perannya dibutuhkan dalam menjaga kestabilan di Asia.Di balik ini semua, kita harus introspeksi, apakah Indonesia masih dilihat sebelah mata
0 comments:
Post a Comment